Berani melampaui batas, Tinggalkan

Zahra tahu persis kelebihan dan kekurangan dirinya; dan hal itu tidak
membuatnya berdiam diri dan terus mendobrak batas

  • Zahra
    Muzdalifah,

    Pemain
    Sepakbola
  • Zahra Muzdalifah,
    Pemain Sepakbola
  • Sederet prestasi yang mengharumkan nama bangsa telah diberikan oleh pesepak bola andalan Tim Nasional Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah. Kesuksesan sosoknya tidak terjadi dalam satu malam.

Kisah cintanya dengan sepak bola dimulai pada usia 7 tahun, saat sang ayah mengajaknya untuk menemani bermain futsal dengan teman-teman.

Dari dulu masalah perbedaan gender selalu mengikuti. Pasalnya, sepak bola
merupakan olahraga yang terlebih dulu akrab di dunia laki-laki. “Waktu masih kecil aku susah banget dapat partner main bola yang sama-sama perempuan. Soalnya kalau ada perempuan yang main bola pasti dibully habis-habisan sampai akhirnya minder dan berhenti,”

  • Zahra bertekad membuktikan kalau semua omongan mereka salah, Ia membuktikan lewat prestasi.

  • Zahra bertekad membuktikan kalau semua omongan mereka salah, Ia membuktikan lewat prestasi.

  • Di usia 16 tahun Zahra berhasil terpilih menjadi pemain inti Timnas Putri Indonesia untuk Asian Games 2018. Tahun 2019, Zahra bersama timnya, AIA Indonesia, berhasil meraih juara pertama pada ajang AIA Women Championship di London.

Zahra pun berharap agar ke depannya dunia sepakbola perempuan makin dipandang, “Aku ingin mengubah pemikiran orang-orang yang masih menganggap kalau sepak bola itu untuk laki-laki saja. Mudah-mudahan nantinya sepak bola untuk perempuan semakindipandang, sehingga semakin banyak juga perempuan yang mau berkarier di sini karena melihat masa depan yang cerah untuk mereka.”

BACA CERITA I SHAPE MY WORLD LAINNYA